Ny. Yusnila Indriati Taufik Sebagai Bunda Literasi dan Bunda PAUD Asahan

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menggelar prosesi pengukuhan Bunda Literasi dan Bunda PAUD dari 33 kabupaten/kota se-Sumut di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan.

Dalam acara tersebut, Bunda Literasi dan Bunda PAUD Sumut, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Afif Nasution, secara resmi mengukuhkan Ny. Yusnila Indriati Taufik, istri Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos., M.Si., sebagai Bunda Literasi sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Asahan, Rabu 13 Agustus 2025.

Pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran strategis Bunda Literasi dan Bunda PAUD dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini serta menumbuhkan budaya literasi di masyarakat.

Sebagai Bunda PAUD, Ny. Yusnila Indriati Taufik diharapkan dapat mendorong peningkatan mutu layanan pendidikan anak usia dini melalui pembinaan berkesinambungan, penguatan kompetensi pendidik, serta kerja sama dengan berbagai pihak. Sementara itu, sebagai Bunda Literasi, ia berkomitmen menginisiasi gerakan membaca, memperluas akses bahan bacaan, dan menumbuhkan kesadaran literasi sebagai fondasi kemajuan generasi.

“Pengukuhan ini bukan sekadar seremonial, tetapi amanah untuk berkontribusi nyata dalam mencetak generasi Asahan yang cerdas, kreatif, dan berkarakter. Pendidikan dan literasi adalah kunci bagi masa depan daerah dan bangsa,” ujar Ny. Yusnila usai acara.

Acara turut dihadiri Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.AP., Ny. Juni Pane Rianto selaku Staf Ahli PKK Kabupaten Asahan, jajaran pengurus PAUD Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perpustakaan, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan, serta Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan.

Melalui peran ganda ini, Pemkab Asahan berharap lahir program-program inovatif untuk mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia. Langkah ini juga sejalan dengan visi Asahan dalam mewujudkan masyarakat berpendidikan, berdaya saing, dan berkontribusi menuju Indonesia Emas 2045. (RE)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *