VIRAL24.CO.ID – DELI SERDANG – Emosi warga Dusun Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak, memuncak. Mereka menuding gudang cangkang milik PT Universal Gloves, yang berdiri tepat di belakang pemukiman, sebagai sumber kerusakan lingkungan dan kesehatan.
“Rumah kami retak-retak, setiap hari bergetar seperti gempa kecil. Air sumur berubah bau, busuk sekali! Apa ini bukan racun?” teriak seorang warga Gang Listrik dengan wajah memerah.
Sejak pembangunan dimulai pada 15 April 2025, warga sudah menyatakan keberatan. Namun protes dianggap sepele. “Mereka cuma janji-janji, kasih sembako seolah-olah mulut kami bisa dibungkam,” ucap seorang warga Gang Sahabat.
Persoalan kian memanas saat perusahaan hanya mengutus tiga orang perantara bernama Indra, Haryono, dan Hatta. Alasannya klasik: pimpinan masih berada di Singapura.
Namun hingga 10 September 2025, janji penyelesaian tak pernah ditepati. Kesal, warga menghentikan aktivitas gudang. Bukannya menyelesaikan masalah, sekuriti perusahaan malah menantang warga berkelahi.
“Kurang ajar! Kami korban, malah ditantang! Bahkan dua warga dilaporkan ke polisi dengan tuduhan merusak alat berat,” ungkap seorang tokoh masyarakat dengan nada geram.
Kuasa hukum warga, Riki Irawan SH MH, mengecam keras sikap perusahaan. Ini bentuk arogansi. Warga dirugikan, kesehatan mereka terancam, rumah retak, air sumur tercemar. Tapi malah dipolisikan? Ini pelecehan hukum!, tegas Riki, Minggu (28/9/2025).
Riki mendesak aparat dan pemerintah daerah turun tangan. “Ini sudah masuk kategori pelanggaran HAM lingkungan. Negara wajib hadir, bukan berpihak pada pemodal. Kalau tidak, warga siap menempuh langkah hukum lebih keras, termasuk gugatan perdata maupun pidana lingkungan,” katanya.
Pada 13 September 2025, puluhan warga kembali mendatangi gudang. Namun tak satu pun perwakilan perusahaan muncul. Gudang tetap beroperasi, sementara bau menyengat dan suara bising semakin menyiksa warga.
“Kami tidak akan berhenti sebelum gudang ini ditutup! Hidup kami bukan bahan percobaan!” teriak warga dengan kompak. (V24/Mwd)








