VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan keterbukaan dan media memiliki peran penting dalam mewujudkannya. Menurutnya, keterbukaan merupakan hak publik dan harus didorong melalui sebuah gerakan besar.
Hal itu disampaikannya saat menerima audiensi pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut di rumah dinasnya, Rabu (17/9/2025) malam. Hadir dalam pertemuan itu Ketua JMSI Sumut, Rianto SH MH, Pembina JMSI Drs. Rahudman Harahap, Jonris Purba, Eri, Akbar, Zailani, Ronald Tambunan, Zakaria, Armansyah, serta sejumlah pengurus lainnya. Dari Pemko Medan turut mendampingi Wali Kota, Kepala Dinas Pariwisata Odi Anggia Batubara dan Kepala Badan Kesbangpol Andi Mario Siregar.
Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas menekankan pentingnya peran media dalam membangun transparansi sekaligus mendorong pemerintah bertransformasi lebih baik.
Ia juga menyinggung transformasi birokrasi di Pemko Medan. Menurutnya, pola kerja aparatur sipil negara (ASN) harus berubah dengan sistem pelaporan online yang bisa dipantau langsung lurah, camat, kepala dinas, bahkan wali kota.
Rico Waas berharap JMSI dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan perspektif bagi kemajuan kota. “Kami berharap bisa berkolaborasi dengan JMSI yang bisa memberikan perspektif untuk kemajuan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua JMSI Sumut Rianto Aghly yang akrab disapa Anto Genk mengatakan JMSI akan menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) II pada 2-4 Oktober mendatang di Medan. Selain memilih kepengurusan baru, Musda yang berlangsung dua hari itu juga akan diisi dengan dialog kebangsaan.
Anto menegaskan JMSI, sebagai organisasi tempat bergabungnya pemilik media siber, siap bersinergi dengan Pemko Medan. Ia menambahkan, anggota JMSI merupakan perusahaan berbadan hukum yang berkomitmen menyajikan pemberitaan sesuai kaidah jurnalistik. (Vin)












