VIRAL24.CO.ID – LANGKAT – Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara bersama Polres Langkat dan Polres Binjai berhasil mengungkap 429 kasus tindak pidana narkoba sepanjang periode 1 Januari hingga 19 Agustus 2025.
Dari pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 534 tersangka dengan barang bukti berupa 286 kilogram sabu, 8 kilogram ganja, 170 gram kokain, 9.186 butir ekstasi, dan 69.037 butir happy five.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan keberhasilan itu dalam konferensi pers di Polres Langkat yang dihadiri Dirresnarkoba Polda Sumut, Kapolres Langkat, Kapolres Binjai, Bupati Langkat, Wali Kota Binjai, BNNK, KPPBC, dan media pada Rabu (20/8).
Dirresnarkoba Polda Sumut, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, mengatakan pihaknya menemukan berbagai modus peredaran narkoba. Mulai dari transaksi di perairan dan darat, barak narkoba di ladang, transaksi lewat media sosial, hingga peredaran di tempat hiburan malam, ungkapnya.
Menurutnya, di tempat hiburan malam (THM) peredaran narkoba bahkan menggunakan sistem pengamanan berlapis dengan tim pantau, termasuk memanfaatkan anak di bawah umur.
Jean Calvijn juga menyoroti pengungkapan besar di perairan Langkat, yakni 190 kilogram sabu yang diangkut kapal nelayan. Saat operasi, personel kepolisian sempat terombang-ambing di laut selama beberapa jam.
“Dua tersangka yang ditangkap mengaku mendapat perintah dari seorang bandar berinisial YD yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Informasi awal kasus ini berasal dari laporan masyarakat,” jelasnya.
Polisi kini melakukan pengembangan untuk menelusuri keterkaitan peredaran narkoba di gubuk atau loket yang sengaja dibangun dan terhubung dengan THM. Dari seluruh barang bukti yang disita, kepolisian memperkirakan telah menyelamatkan 1.533.564 jiwa dari bahaya narkoba, dengan nilai barang bukti mencapai Rp298 miliar.
Polda Sumut mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan aktivitas mencurigakan terkait narkoba. Sinergi aparat, pemerintah daerah, masyarakat, dan media disebut menjadi kunci dalam menciptakan Sumatera Utara yang aman dan bebas narkoba. (V24/Mwd)
