VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Tumpukan sampah setinggi hampir 50 meter di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Terjun, Medan Marelan, mendapat perhatian serius Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas. Ia menegaskan, persoalan lingkungan akibat sampah menjadi prioritas yang harus segera ditangani.
“Permasalahan lingkungan ini menjadi prioritas kami. Saya sudah perintahkan Dinas Lingkungan Hidup untuk segera melakukan upaya jangka pendek,” kata Rico saat meninjau TPA Terjun, Senin (8/9/2025).
Dalam peninjauan itu, Rico didampingi anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini dan Roma Uli Silalahi, serta sejumlah pejabat Pemko Medan, termasuk Kepala DLH Melvi Marlabayana dan Kepala Bappeda Ferri Ichsan.
Sebagai solusi cepat, Pemko Medan akan mengurangi volume sampah yang langsung dibuang ke TPA, yang saat ini mencapai 1.700 ton per hari, dengan memperbanyak Tempat Pengolahan Sampah 3R (reduce, reuse, recycle) serta menghidupkan kembali Bank Sampah di setiap lingkungan.
“Jumlah sampah yang langsung ke TPA akan kita kurangi dengan pengolahan di tengah kota. Bank Sampah juga akan kita dorong agar terintegrasi dengan TPS 3R,” ujar Rico.
Selain itu, Pemko Medan telah bekerja sama dengan pemerintah pusat untuk mendorong program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Untuk jangka panjang, TPA akan disiapkan dengan sistem sanitary landfill.
“Tujuan akhirnya memang ke sana, tapi teknologinya harus disiapkan dengan matang dari sekarang,” jelas Rico.
Anggota DPRD Medan Tia Ayu Anggraini menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan wali kota. “Apa yang menjadi program prioritas Pak Wali Kota akan kami dukung,” katanya.
Sementara itu, Kepala DLH Kota Medan Melvi Marlabayana menegaskan pihaknya segera menindaklanjuti instruksi wali kota. “TPS 3R ini secepatnya akan kita realisasikan. Jadi sampah yang masuk ke TPA hanya hasil reduksinya,” ujarnya. (Vin)
