Polisi Tangkap Pemuda Asahan Jual Narkoba di Simalungun Sita 4,42gr Sabu

  • Bagikan

VIRAL24.CO.ID – SIMALUNGUN – Satuan Narkoba Polres Simalungun kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika tanpa pandang bulu. Dalam operasi Kamis dini hari (11/9/2025), petugas menangkap seorang pemuda asal Asahan yang nekat menjual narkotika di wilayah Simalungun. Dari tangannya, disita barang bukti total 4,42 gram sabu dan dua butir ekstasi.

Kasat Narkoba Polres Simalungun, AKP Henry Salamat Sirait, S.IP., S.H., M.H., menegaskan bahwa penegakan hukum berlaku sama bagi semua pihak. “Siapa pun yang berani mengedarkan narkotika di wilayah hukum kami, baik warga lokal maupun pendatang, akan kami tindak tegas tanpa pandang bulu,” ujarnya melalui rilis kepada media, Sabtu (13/9/2025).

Penangkapan dilakukan di Jalan Perdagangan, Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, sekitar pukul 03.00 WIB. Lokasi tersebut menjadi sasaran setelah polisi menerima informasi masyarakat terkait maraknya transaksi narkotika. Petugas kemudian melakukan penyelidikan dan observasi sebelum melancarkan penggerebekan.

Pelaku yang diamankan adalah Andika Putra Nasution (20), warga Desa Air Genting, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan. Saat ditangkap, Andika sempat panik dan berusaha membuang sabu ke tanah, namun aksinya berhasil digagalkan petugas.

Dalam penggeledahan yang disaksikan tokoh masyarakat, polisi menemukan satu paket besar sabu seberat 3,43 gram, dua butir ekstasi seberat 0,99 gram, dan satu tas hitam. Total barang bukti mencapai 4,42 gram.

Dalam pemeriksaan awal, Andika mengaku memperoleh sabu dari seseorang bernama Putra, warga Asahan. Hal ini menguatkan dugaan adanya jaringan narkotika lintas kabupaten. “Yang paling penting adalah mengungkap jaringan di tingkat atas, termasuk mencari sosok Putra yang disebut pelaku sebagai pemasok,” ujar AKP Henry.

Pelaku kini diamankan di Mapolres Simalungun untuk proses hukum lebih lanjut, mulai dari penerbitan laporan polisi, penyelidikan, hingga pelimpahan ke jaksa. Polisi menegaskan akan terus membongkar jaringan yang lebih besar. (V24/MA)

  • Bagikan

Exit mobile version