VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pemerintah Kota Medan melalui Program Tebus Ijazah membantu siswa yang ijazahnya tertahan akibat tunggakan biaya sekolah. Program ini disampaikan langsung Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, saat kegiatan Sapa Warga di Jalan Sani Muthalib Gang Manggis, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (16/8).
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan rasa terima kasih karena program tersebut telah memungkinkan anak-anak mereka mengambil kembali ijazah yang sebelumnya tidak bisa diakses.
Salah seorang warga, Devi Iriani dari Pasar V Marelan, menyebut anaknya akhirnya bisa mengambil ijazah SMP yang tertahan lebih dari setahun. Warga lain, Asma dari Jalan Kapten Rahmad Buddin Lingkungan XI, juga merasakan manfaat program tersebut setelah kesulitan melunasi tunggakan sekolah. Keduanya berharap dukungan serupa bisa diberikan bagi siswa SMA/SMK melalui bantuan Kartu Indonesia Pintar (KIP).
Menanggapi aspirasi tersebut, Wali Kota Medan menegaskan bahwa pendidikan merupakan prioritas Pemko. Ia menjelaskan, kewenangan pemerintah kota terbatas pada jenjang SD dan SMP. Namun, ia meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Medan untuk berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Sumut agar siswa SMA/SMK yang membutuhkan tetap mendapatkan perhatian.
“Program Tebus Ijazah ini lahir dari kepedulian kami. Jangan sampai anak-anak Medan berhenti sekolah atau kesulitan mencari pekerjaan hanya karena ijazahnya tertahan,” ujar Rico.
Program Tebus Ijazah merupakan bentuk komitmen Pemko Medan dalam meningkatkan akses pendidikan yang lebih merata. Sasaran program adalah lulusan sekolah swasta yang belum mampu melunasi biaya pendidikan dan ijazahnya tertahan. (Vin)












