IPDN Anugerahkan Penghargaan Kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan

VIRAL24.CO.ID – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Tanda Kehormatan Kartika Pamong Praja Muda dan gelar Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dan Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap.

Menurut Rico Waas, penghargaan ini merupakan bentuk kepercayaan dan amanah yang akan dijaga dengan penuh tanggung jawab sebagai wujud pengabdian kepada bangsa dan negara.

“Dengan tulus hati, saya dan Bapak Wakil Wali Kota Medan menyampaikan terima kasih kepada civitas akademika IPDN, khususnya Rektor IPDN beserta jajaran, atas kehormatan luar biasa yang diberikan melalui penganugerahan Kartika Pamong Praja Muda dan Alumni Kehormatan Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan,” ujar Rico Waas.

Selain itu, ia juga mengapresiasi Dewan Pengurus Kota Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) Kota Medan yang telah menjembatani serta menginisiasi kegiatan bakti sosial dan anjangsana ke Kampus IPDN Jatinangor.

“Kegiatan ini mencerminkan semangat Bhinneka Nara Eka Bhakti dan jiwa Asta Brata yang mempererat solidaritas alumni dalam satu tekad pengabdian pamong praja kepada bangsa,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rico menegaskan bahwa IPDN merupakan institusi strategis dalam mencetak kader pemerintahan yang berintegritas, tangguh, dan adaptif terhadap perubahan zaman. Lebih dari 20.000 alumni IPDN telah tersebar di seluruh Indonesia, mengisi berbagai posisi penting dalam pemerintahan, serta membawa nilai-nilai kepamongprajaan dalam praktik birokrasi yang profesional.

Di lingkungan Pemerintah Kota Medan sendiri, tercatat 13 alumni IPDN menduduki jabatan eselon II, 73 orang eselon III, dan 83 orang eselon IV. Hal ini menunjukkan kontribusi signifikan IPDN dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah dan memperkuat otonomi daerah.

“Alumni IPDN di Pemko Medan telah memperkuat struktur birokrasi yang responsif dan disiplin. Saat ini ada sekitar 169 alumni aktif di berbagai posisi strategis, mulai dari pejabat eselon II, camat, lurah, hingga peran penting lainnya yang mendukung percepatan transformasi digital dan peningkatan pelayanan publik,” jelas Rico.

Rico Waas mendedikasikan penghargaan yang diterimanya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam membangun wajah baru birokrasi di Kota Medan.

Ia juga berharap momen penganugerahan ini menjadi titik tolak untuk mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan IPDN dalam semangat Bhinneka Nara Eka Bhakti yang menyatukan pengabdian di tengah keberagaman.

“Saya mendoakan agar IPDN terus menjadi kawah candradimuka yang melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa yang berkarakter kuat, menjunjung tinggi etika pemerintahan, serta mampu bersinergi dengan para alumni untuk membantu kepala daerah dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan,” harap Rico.

Kepada para praja IPDN, Rico Waas berpesan agar mereka kembali ke daerah masing-masing dan menjadi kebanggaan daerah serta keluarga.

“Berikan perhatian kepada masyarakat, karena mereka masih membutuhkan kerja dan kepedulian kita. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Jadikan pendidikan yang telah kalian tempuh sebagai bekal untuk memajukan daerah. Mari kita bersama-sama membangun Indonesia yang lebih baik,” ajaknya. (V24/RT)

Exit mobile version