Bupati Batu Bara Apresiasi Penyerahan Dana Bagi Hasil dari Gubernur Sumut

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Pemerintah Kabupaten Batu Bara mengapresiasi penyerahan Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang diserahkan langsung oleh Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, pada Jumat (8/8/2025) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Medan.

Bupati Batu Bara, H. Baharuddin Siagian, menyatakan bahwa dana yang diterima sangat bermanfaat dalam mendukung pembangunan daerah, terutama mengingat keterbatasan fiskal di wilayahnya.

“Fiskal kami sangat terbatas, ada efisiensi di sana-sini. Maka tentu dana ini sangat bermanfaat bagi kami,” ujar Baharuddin kepada wartawan usai kegiatan.

Baharuddin menambahkan, DBH yang diterima akan difokuskan untuk mendukung program Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Batu Bara. Ia menegaskan bahwa pelayanan kesehatan gratis bagi warga telah menjadi prioritas sejak awal masa jabatannya.

“Sejak satu minggu setelah kami dilantik, pelayanan kesehatan gratis sudah kami berikan bagi warga Batu Bara yang memiliki KTP daerah. Mereka bisa berobat di mana pun, selama rumah sakit tersebut bekerja sama dengan BPJS,” jelasnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemkab Batu Bara akan terus melakukan percepatan pembangunan di sektor lain melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Sebagaimana disampaikan Pak Gubernur tadi soal program strategis nasional, di Batu Bara juga ada PSN seperti PT Inalum dan Pelindo. Saat ini sedang gencar mengembangkan Kawasan Industri Kuala Tanjung (KIKTJ),” ungkap mantan pejabat Pemprov Sumut tersebut.

Ia optimistis pengembangan KIKTJ akan membawa dampak positif besar bagi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat Batu Bara, serta mendukung visinya menjadikan Batu Bara sebagai “kabupaten bahagia”.

“Insyaallah lewat bantuan DBH yang diberikan secara bertahap ini, kami akan manfaatkan seoptimal mungkin untuk masyarakat,” ucap Baharuddin.

Lebih lanjut, Baharuddin menjelaskan bahwa DBH yang diterima saat ini tergolong masih kecil — “satu digit”, yakni antara Rp1 miliar hingga Rp9 miliar, sesuai alokasi dari APBD Provinsi Sumut tahun 2025.

“Alhamdulillah, meskipun hanya satu digit, paling tidak bisa membantu. Dan penyalurannya akan dilakukan bertahap, disesuaikan dengan kondisi fiskal provinsi sampai akhir tahun,” pungkasnya. (V24/Red-01)

Exit mobile version