Pemko Medan dan Gojek Latih 150 Pedagang Pasar Go Digital

  • Bagikan

VIRAL24.CO.ID – MEDAN – Wali Kota Medan, Rico Waas, mengajak para pedagang pasar tradisional untuk mengubah pola pikir dalam berjualan. Menurutnya, metode penjualan konvensional dan daring harus berjalan beriringan agar pedagang mampu bertahan di tengah tantangan zaman.

Pernyataan itu disampaikan saat membuka kegiatan Penguatan UMKM Pasar Tradisional Pelatihan Penjualan Daring Pedagang Pasar di Gedung Serbaguna PKK Kota Medan, Selasa (26/8/2025).

Kegiatan ini menghadirkan pemateri Founder & Creative Thinker GMP Creative Consulting Okky Barus serta Dandenpom I/5 Medan Letkol CPM Hanri Wira Kesuma.

Acara yang digelar berkat kolaborasi PUD Pasar Medan dan PT GoTo Gojek Tokopedia area Medan ini dihadiri Plt. Direktur Utama PUD Pasar Medan Imam Abdul Hadi bersama jajaran direksi, Head of Public Policy and Government Relations Sumatera–Kalimantan Kenn Lazuardhi Syarnubi, sejumlah pejabat Pemko Medan, serta para pimpinan OPD.

Dalam sambutannya, Rico menegaskan bahwa kondisi pasar tradisional saat ini menghadapi tantangan berat akibat perkembangan teknologi. Rico mendorong pedagang agar mengikuti arus digital, sebagaimana yang dilakukan sektor bisnis lain. Ia menambahkan, Pemko Medan akan berupaya membangun rantai pasok yang lebih baik sekaligus mempromosikan pasar tradisional.

Kenn Lazuardhi Syarnubi dari Gojek menyambut baik kolaborasi perdana ini. Menurutnya, ekosistem digital Gojek, GoPay, dan Tokopedia menyediakan banyak layanan yang bisa dimanfaatkan pedagang.

“Fokus kami adalah digitalisasi pedagang pasar, termasuk layanan pembayaran melalui GoPay,” jelasnya.

Sementara itu, Plt. Dirut PUD Pasar Medan, Imam Abdul Hadi, menyebut pelatihan ini diikuti 150 pedagang dari Pasar Pusat Pasar, Pasar Petisah I, Pasar Petisah II, dan Pasar Pringgan.

“Target kami adalah membuka akses pasar yang lebih luas melalui penjualan online,” ujar Imam.

Imam menyampaikan terima kasih atas dukungan Wali Kota dan kerja sama dari Gojek. PUD Pasar Medan, katanya, berkomitmen terus berinovasi demi meningkatkan kesejahteraan pedagang dan menjaga pasar tradisional agar tidak tergerus persaingan.

“Ini kegiatan pertama yang kami laksanakan. Harapannya dapat memberi manfaat bagi pedagang, PUD Pasar, dan Kota Medan secara keseluruhan,” ungkapnya. (Vin)

  • Bagikan

Exit mobile version