Wamendagri Ribka: Komitmen Kemendagri Perkuat Tata Kelola Desa

  • Bagikan

VIRAL24.CO.ID – JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan komitmen Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam memperkuat tata kelola dan kelembagaan pemerintah desa. Komitmen tersebut diwujudkan melalui sejumlah program strategis, salah satunya optimalisasi Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD).

“Program ini bertujuan meningkatkan kapasitas kelembagaan desa guna memperbaiki tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pembangunan desa,” ujar Ribka, mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Merah Putih di Aula Makarti Muktitama, Kemendes PDT, Jakarta, Senin (25/8/2025).

Secara teknis, P3PD dijalankan melalui empat langkah utama:

  1. Memperkuat kinerja pemerintah dan aparat desa melalui peningkatan kapasitas berbasis kebutuhan.
  2. Memperkuat pembangunan partisipatif dengan perbaikan sistem pendampingan dan peningkatan kapasitas masyarakat.
  3. Memperkenalkan sistem transfer insentif berbasis kinerja untuk mendorong perbaikan kinerja desa.
  4. Memperkuat koordinasi, supervisi, monitoring, dan evaluasi melalui penguatan sistem informasi serta data desa berbasis teknologi.

Selain P3PD, Kemendagri juga melaksanakan berbagai kegiatan pengembangan kapasitas aparatur desa, seperti peningkatan kapasitas pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) serta akselerasi pengembangan desa cerdas. Program tersebut digerakkan dengan semangat kebersamaan untuk menemukan solusi inovatif atas berbagai persoalan.

Dalam mendorong transformasi desa digital, Ribka menekankan empat aspek penting: masyarakat, infrastruktur, pemerintahan, dan ekonomi. Namun, ia mengakui sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan akses telekomunikasi, minimnya kapasitas SDM, keterbatasan teknologi, hingga terbatasnya APBDes dan sumber pembiayaan usaha. Meski begitu, ia optimistis melalui program nasional, setiap desa dapat memperoleh kesempatan dan akses teknologi yang sama.

“Berbagai kegiatan positif ini akan terus dilaksanakan sebagai upaya pengembangan kapasitas aparatur desa guna mewujudkan desa mandiri dan berdaya saing,” tegas Ribka.

Ia juga menekankan peran desa sebagai ujung tombak pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Desa, kata Ribka, harus dipacu agar lebih mandiri melalui tata kelola pemerintahan yang baik, partisipasi aktif masyarakat, serta pengembangan usaha ekonomi produktif seperti pertanian, perikanan, dan perkebunan. Desa juga diharapkan mampu berperan sebagai lumbung pangan mentah bagi kebutuhan industri perkotaan.

“Saya berharap desa menopang keterampilan masyarakat dengan meningkatkan akses pendidikan,” pungkasnya.

Acara Munas APDESI Merah Putih turut dihadiri Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, Wakil Menteri Desa dan PDT Ahmad Riza Patria, sejumlah pejabat kementerian/lembaga terkait, serta para kepala desa dari berbagai daerah. (V24/M.Rambe)

  • Bagikan

Exit mobile version